Senin, 29 Desember 2014

SNMPTN jalur undangan Bagi SMK

Berikut tips” nye:

1. Jalur undangan wajib buat diikutin
Alesan pertama gue adalah melihat dari kuota penerimaan total snmptn, 60% calon mahasiswa baru akan diterima dari seluruh total kuota melalui jalur undangan. Ini berarti peluang lo buat masuk ke PTN lewat jalur undangan lebih gede (peluang ini ngeliat dari kuota, bukan dari saingannya ya) hehe. Alesan kedua gue, sadar atau engga, peserta yang boleh mengikuti jalur undangan adalah hanya peserta yang lulus dari SMKnya pada tahun yg sama saat snmptn tahun itu berlangsung. (Misal: cuma bagi lo yang lulus di tahun 2014 doang yang boleh ikut/daftar snmptn jalur undangan), itu berarti kalo lo ga dapet PTN tahun ini, tahun depan lo ga bisa daftar snmptn via undangan.

2. Jangan sampe telat daftar snmptn jalur undangan, kalo bisa sekarang juga lo daftar. Jangan ditunda-tunda.

3. Pilih program studi yang sesuai (ada kaitannya) sama keahlian lo saat di SMK
Well, aga muna kayanya gue kalo ngomong kaya gini, secara gue terang2an selingkuh dari telekomunikasi. Tapi gini, balik lagi ke chance peluang lo buat diterima di PTN nya itu, mereka akan lebih melirik kalo lo ternyata emg udah punya keahlian di prog. studi itu sebelumnya. So, gue saranin lo ambil prog. studi elektro atau kawan2nya (kalo di ITB, STEI)
4. Sertain (lampirin) juga prestasi akademik yang pernah lo capai
Misal, lo pernah menang LKS Nasional, Olimpiade atau kompetisi apapun yang berbau akademis, sangat wajib banget lo sertain buat snmptn jalur undangan. Sertain dalam bentuk surat pernyataan dari kepala sekolah, & legalisiran sertifikat award kompetisi nya. Ternyata itu jadi nilai plus dalam penilaian penerimaan kalian loh ;)

5. Terus belajar buat yang jalur seleksi nya (kalo seandainya ga diterima lewat jalur undangan)

6. Terakhir, last but not least. Dekatlah denganNya, doa terus semoga diterima via jalur undangan di tahun 2011 ini. Kepada Dia-lah Yang Maha Kuasa :)

Jika Berdoa tanpa usaha apalah jadinya? :D

Minggu, 21 Desember 2014

Memilih Jurusan Yang Tepat

Apa Yang Menjadi Faktor Penting Dalam Menentukkan Jurusan Kulliah?

Bagaimana cara memilih yang Tepat?

Sebenarnya hal apa sajakah yang sebaiknya perlu untuk diketahui dalam rangka menetukan jurusan studi kuliah yang ideal bagi kalian? Nah,yuk dilihat untuk menjawab hal tersebut, kali ini saya sudah membuat artikel mengenai 10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat. Sebaiknya dibaca secara baik - baik dan diambil yang kalian rasa cukup penting.

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat


1. Kemampuan di Bidang Tersebut

Pastikanlah kalian memilih jurusan studi kuliah nanti di bidang yang kalian kuasai. Janganlah kalian mengambil resiko besar dalam jurusan hanya karena masalah gengsi dan hal - hal konyol lainnya. Jika dari awal kalian sudah kepayahan dalam hal tersebut maka kalian akan berakhir di 3 pilihan yaitu, kalau tidak mati muda, cepat tua, atau cepat botak! Yah namanya juga makan hati. Jika kalian memiliki keahlian dan minat di bidang teknologi jangan ragu untuk mengambil jurusan sistem informasi atau elektronik. Dengan memilih jurusan studi yang sesuai dengan kemampuan kalian, kalian tentu akan senang dalam menjalani hari - hari masa kuliah kalian. IP tinggi pun akan cenderung mudah didapat karena kalian memang memiliki kemampuan di bidang tersebut.

2. Ketertarikan dan Minat

Banyak sekali orang - orang yang mengambil jurusan studi kuliah didasarkan pada prospek kerja di masa depan oleh jurusan studi tersebut. Namun, kalian jangan lupa juga bahwa hal yang paling penting dan mendasar dalam menetukan pilihan jurusan studi kuliah adalah minat dan ketertarikan kalian terhadap bidang tersebut. Jika kalian memiliki ketertarikan akan bidang tersebut maka sepusing - pusingnya kalian, kalian tetap akan menikmatinya dan merasa senang sekaligus bangga. Dengan begitu maka penguasaan materi pun akan terasa mengalir, dan hasilya saat kalian sudah lulus, kalian akan menjadi lulusan yang menguasai teori bidang tersebut dengan baik. kompeten dalam implementasi praktek, siap bersaing secara global, serta memiliki minat ketertarikan yang besar akan bidang tersebut. Nothing to lose, isn't it?10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat

3. Faktor Uang

Ini bisa jadi merupakan faktor yang tidak bisa kalian sangkal. Sebaiknya kalian harus perhitungkan masalah uang dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Kalian harus menghitung kira - kira apakah kalian sanggup dengan biaya kuliah di universitas tersebut. Terlebih lagi jika kalian memilih untuk kos, maka biaya hidup di kos tentu harus dipertimbangkan juga. Namun, kalain juga harus tahu bahwa faktor uang bukanlah segalanya! Jangan sampai karena faktor uang, lalu kalian menutup diri dari minat dan panggilan jiwa kalian terhadap jurusan studi tersebut. Kalian bisa mencari kemungkinan beasiswa dari jurusan yang akan kalian pilih tersebut. Uang dan ilmu, tetaplah lebih penting ilmu!

4. Komitmen

Ini juga sebaiknya kalian masukkan dalam aspek pertimbangan kalian dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Pertanyaan yang harus kalian jawab adalah seberapa jauhkah kalian berkomitmen untuk jurusan studi kuliah tersebut> Apa kalian yakin mau mengorbankan waktu kuliah kalian demi mempelajari ilmu tersebut? Apa kalian cukup sabar dalam menyelesaikan jurusan studi kuliah yang kalian pilih hingga memperoleh sarjana? Pastikanlah kalian akan selalu berkomitmen sebelum menentukkan jurusan.

5. Nilai-Nilai Yang Kalian Anut

Maksud dari nilai - nilai yang kalian adalah nilai - nilai yang berhubungan dengan sosial, kemanusiaan, dan religius. Mungkin istilahnya dalah panggilan jiwa. Mungkin saja kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong anak - anak yang tergolong tidak mampu dan putus sekolah, maka tidak ada salahnya kalian mengambil jurusan untuk menjadi seorang guru. Jika kalian memimpikan peningkatan kualitas hutan di Indonesia, kalian bisa mengambil jurusan ilmu kehutanan. Atau mungkin kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong sesama dalam rangka menolong nyawa orang sakit di daerah tidak mampu, kalian bisa mengambil jurusan kedokteran.

6. Waktu dan Aspek-Aspek Praktikal Lainnya

Setiap jurusan tentu saja memiliki rentang waktu yang berbeda - beda untuk menyelesaikan suatu studi. Misalnya saja jika kalian ingin menjadi seorang dokter, kalian diharuskan kuliah dan praktek setidaknya 5 tahun sebelum kalian dapat bekerja sebagai dokter sungguhan. Nah, faktor waktu ini dipertimbangkan juga dengan faktor usia kalia dan tentu saja dengan target - target kalian di masa depan nanti. Contohnya saja kapan kalian akan menikah. ataukah bekerja, hidup mapan, serta berbagai hal lainnya

7. Masukan Dari Orang Lain

Kalian bisa meminta pendapat dan masukkan dari orang lain mengenai jurusan studi kuliah yang nantinya akan kalian ambil. Mereka akan memberikan masukkan mengenai baik dan buruknya bidang studi kuliah tersebut. Mungkin saja orang yang kalian minta pendapatnya tersebut dapat melihat lebih jeli mengenai kelebihan - kelebihan yang kalian miliki dibandingkan dengan diri kalian sendiri. Cobalah untuk menyelaraskan pendapat tersebut dengan minat dan tujuan kalian.

8. Pertimbangan-Pertimbangan Spiritual dan Agama

Nilai spiritual dan agama tentu saja merupakan unsur dan faktor yang penting di dalam masyarakat di Indonesia. lalu apa hubungannya dengan memilih jurusan kuliah yang tepat? Begini, dalam kasus tertentu bisa saja jurusan yang hendak kalian ambil dengan kualitas yang terbaik berada di Universitas yang dinaungi oleh lembaga keagamaan yang berbeda dengan kepercayaam kalian. Ini bisa saja menimbulkan konflik batin dalam diri kalian. Dalam kasus tertentu bisa saja berakibat pada hubungan sosial masyarakat! Walaupun memang kemungkinannya kecil karena Indonesia memiliki toleransi beragama yang cukup.


9. Situasi Global Internasional, Nasional, dan Lokal

Kalian harus menyadari dimana masa kalian hidup saat ini. Bidang apakah yang sekiranya dibutuhkan saat zaman ini? Apa jurusan yang sekiranya akan menjanjikan prospek hidup nyaman? Pertimbangkan juga kalian ini hidup di negara mana? Kota mana? Contoh di negara Indonesia biasanya para pekerja IT kurang dihargai dan dituntut serba bisa! Sebaiknya kalian cari di forum - forum pengalamn - pengalaman orang - orang yang bekerja pada bidang yang kalian inginkan. Pandai - pandai memprediksi sekiranya jurusan apa yang nantinya akan dibutuhkan dan memberikan kontribusi vital.

10. Persiapkan Alternatif

Jika karena beberapa hal dan pertimbangan, akan mengakibatkan kalian tidak memasuki jurusan kuliah di Universitas tertentu. Kalian sebaiknya mempersiapkan alternatf atau rencana cadangan. Mungkinkah kalian mengambil jurusan lain? Atau menunda kuliah tahun ini dan mencobanya di tahun berikutnya? Dengan adanya rencana alternatif maka kalian akan lebih percaya diri dan siap secara mental dalam membuka peluang yang pada awalnya tidak kalian sadari.

7 TIPS PERSIAPAN UN & SNMPTN



Sadar atau tidak sekarang saya sudah menginjak kelas XII. Saya sudah harus mulai berpikir dan belajar dengan penuh konsentrasi. Bagi semua siswa se-angkatan dengan saya mungkin merasakan apa yang “umum” dirasakan para pelajar kelas 12, gelisah, cemas, perasaan bersalah, dan pertanyaan umum “apakah saya bisa?”.

SNMPTN SEGERA TIBA Untuk adik kelas saya, pesan saya belajar dan konsentrasi lah pada pelajaran di kelas. Saya termasuk orang yang menyesal karena tidak serius berpikir dan konsentrasi saat guru mengajar. Akibatnya saat kelas XII ini saya harus meninggalkan kegiatan blogging dan aktivitas lainnya untuk mengejar apa yang tidak saya mengerti itu dulu. Untuk para senior, tungulah kita. Kita pasti akan lebih baik dari para senior dan menciptakan rekor membanggakan.

1. Persiapkan Mental. Maksudnya kita harus yakin dan optimis 100% bahwa kita bisa, kita mampu. Karena setelah saya mencari kesana kemari, jika kita sudah mengatakan “tidak bisa”, “susah” atau sejenisnya maka secara tidak sadar kita telah berkomunikasi dengan otak kita. Kita telah memerintahkan otak untuk tidak mengerti atau menuruti kehendak negatif kita.


2. Ikhtiar dan Maju. Maksudnya kita harus berusaha dan terus berusaha, tidak terhenti di titik keritis seperti hadirnya sang “malas”. Kita tidak boleh menunda untuk belajar atau menunda untuk mengerti karena menunda sama artinya dengan “gagal”, dan ikhtiar di sini maksudnya adalah kita mencari sebisa mungkin berita-berita seputar tes tersebut. Lalu setelah mendapatkan informasi kita tidak boleh menunda untuk memulai belajar (start actions).

3. Olahraga dan Makan. “huh, apa maksudnya?” mungkin yang satu sering saya jumpai bagi diri saya maupun teman-teman saya. Tanpa adanya kesehatan atau tubuh yang fit bagaimanapun juga kita pasti tidak akan bisa belajar dengan penuh konsentrasi dan efesiensi tinggi. Karena dengan olahraga dan makan yang teratur kita bisa hidup sehat dan belajar dengan maksimum.

4. Tinggalkan Hal-hal yang Tidak Perlu. Maksudnya kita harus mulai menambah porsi belajar kita dengan mengurangi hal-hal yang tdak perlu seperti menontin TV, Game, bahkan Pacaran.

5. Orang Tua dan Kerabat. Jika kita ingin benar-benar lulus, dekatilah orang tua kita mintalah kepada mereka restu dan doa dalam menghadapi tes-tes yang akan kita hadapi, karena doa orang tua terhadap anak itu benar2 ajaib, canggih, dan super. Untuk kerabat, sudah saatnya kita mendekati “mereka” yang sudah rajin, karena jelek-jeleknya kita akan tertular kebiasaan positif mereka.

6. Sikap. Ya! yang dimaksud sikap di sini adalah sikap kita, apakah kita serius atau tidak? yang terpenting dari semua tips ini kita melakukan semuanya secara berkala dan konsisten. Dengan cara seperti ini, kita sudah melangkah membangun mental juara kita.

7. Doa dan Tuhan. Sekeras apapun usaha kita jika tuhan tidak menghendaki, kita tidak akan pernah bisa. Jadi mulai saat ini marilah kita pebanyak doa dan ibadah kepada Tuhan kita, memohon agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Memohon agar kita senantiasa diberi kesehatan. Itu adalah 7 tips jitu dalam menghadapi Tes UN, SNMPTN, jika kita yakin kita pasti bisa,

SEMOGA BERMANFAAT UNTUK YANG MEMBACANYA J

kita serius atau tidak? yang terpenting dari semua tips ini kita melakukan semuanya secara berkala dan konsisten. Dengan cara seperti ini, kita sudah melangkah membangun mental juara kita.

7. Doa dan Tuhan. Sekeras apapun usaha kita jika tuhan tidak menghendaki, kita tidak akan pernah bisa. Jadi mulai saat ini marilah kita pebanyak doa dan ibadah kepada Tuhan kita, memohon agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Memohon agar kita senantiasa diberi kesehatan. Itu adalah 7 tips jitu dalam menghadapi Tes UN, SNMPTN, jika kita yakin kita pasti bisa,

SEMOGA BERMANFAAT UNTUK YANG MEMBACANYA J

Sabtu, 20 Desember 2014

Bahaya JIL ( Jaringan Islam Liberal )

Jaringan Islam Liberal ( JIL ) adalah kemasan baru dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh. Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangnya dalam jajaran yang mereka sebut pembaharu atau modernis, kemudian melangkah lagi dengan kemasan barunya, Islam liberal.

Salah satu dari sekian banyak kelompok liberal di Indonesia ada yang menamakan diri JIL –Jaringan Islam Liberal.
Sebagai gambaran betapa banyaknya lembaga Islam liberal, ada 44 lembaga yang pernah didanai lembaga kafir Amerika, TAF -The Asia Foundation. (Lihat buku Hartono Ahmad Jaiz, Jejak Tokoh Islam dalam Kristenisasi, Darul Falah, Jakarta, 2004). Kemudian di antara pentolan-pentolannya ada yang menghalalkan homosex seperti Musdah Mulia, dan membela aliran sesat Ahmadiyah seperti Azyumardi Azra, namun justru mereka ini kemudian dimasukkan dalam buku 500 Tokoh Islam yang Berpengaruh di Dunia, terbitan Amman Yordan. (Lihathttp://nahimunkar.com/18626/buku-500-muslim-berpengaruh-di-dunia-dari-penghalal-homosex-sampai-pentolan-aliran-sesat/).
Kalau boleh diibaratkan secara gampangnya, lembaga-lembaga liberal seperti JIL, Paramadina dan semacamnya itu adalah semacam pedagang kaki lima atau kios-kios kecil yang jualan Islam liberal. Sedang perguruan tinggi Islam negeri se-Indonesia di bawah Depag, kini Kemenag (Kementerian Agama) itu telah difungsikan ibarat toko-toko resmi untuk jualan Islam liberal alias pemurtadan. Itu setelah mereka “kulakan faham kekafiran” dengan cara intensif menyekolahkan dosen-dosen IAIN se-Indonesia ke perguruan tinggi kafir di negeri-negeri Barat, Amerika, Eropa, Australia dan sebagainya. Mereka belajar atas nama studi Islam tapi ke negeri-negeri kafir.

Kemudian hasil “kulakan faham kekafiran” itu dijual di toko-toko resmi yang ujudnya IAIN, UIN, STAIN dan semacamnya yakni perguruan tinggi Islam se-Indonesia. Karena jualannya sudah berganti dengan “faham kekafiran hasil kulakan dari negeri-negeri kafir”, maka untuk memuluskannya, diubahlah kurikulum IAIN se-Indonesia oleh Harun Nasution, dari kulrikulum Ahlus Sunnah diganti jadi kurikulum Mu’tazilah (aliran sesat) yang dia sebut rasionalis. Itu untuk mengubah dari metode memahami Islam pakai metode yang sehrusnya yakni ilmu Islam itu sendiri, diganti dengan memahami Islam pakai sosiologi agama ala Barat, yang memandang agama hanya sekadar fenomena social.
Memang Harun Nasution kulakan sosiologi ala Barat itu dari Universitas Amerika di Kairo lulus BA jurusan Sosiologi tahun 1952. Kemudian kulakan ilmu lainnya dari negeri kafir pula di McGill University di Kanada. (Dia bisa ke sana karena dimasukkan oleh Prof HM Rasjidi, namun belakangan beliau sangat menyesali setelah kelakuan Harun Nasution bukan membela Islam tetapi malah sebaliknya itu).

Ada dua jalur yang ditempuh. Jalur pertama, Depag (kini Kemenag) mengirimkan secara besar-besaran dosen-dosen IAIN se-Indonesia untuk “kulakan faham kekafiran atas nama studi Islam” ke negeri-negeri kafir di Barat sejak 1975, dan paling intensip zaman Menteri Agama Munawir Sjadzali dua periode 1983-1992). Jalur kedua, Harun Nasution (ditugasi?) mengubah kurikulum dari Ahlus Sunnah diubah jadi Mu’tazilah (aliran sesat). Sehingga para dosen yang sudah pulang dari “kulakan faham kekafiran dari Barat” itu tinggal jualan “faham kekafirannya” ke seluruh perguruan tinggi Islam se-Indonesia di mana mereka bertugas kembali. Hingga timbul pendapat yang aneh-aneh. Misalnya, kata Nurcholish Madjid: Iblis kelak masuk surga dan surganya tertinggi, karena tidak mau sujud kepada Adam.
Astaghfirullah… Iblis itu jelas Allah katakan membangkang dan sombong, dan dia termasuk orang-orang yang kafir. Mana ada orang kafir masuk surga?!
Juga pendapat Atho’ Muzhar, bahwa masjidil Aqsha yang di dalam Al-Qur’an Surat Al-Israa’ itu bukan di Baitul Maqdis Palestina tetapi di baitul makmur di langit.
Pendapat itu saya (Hartono Ahmad Jaiz) kemukakan kepada Syaikh Rajab tahun 1993 dalam Konferensi Mujamma’ Fiqh Islam di Brunei Darussalam yang didampingi Syaikh Khayyath mantan Menteri Agama Yordan. Maka Syaikh Rajab terheran-heran dan berkata: “Saya kan imam Masjidil Aqsha di Palestina.”
Demikianlah di antara kesesatan mereka. Namun atas rekayasa Depag dan Harun Nasution (dulu Rektor IAIN Jakarta) itu maka mulus lah penjajaan pluralisme agama alias kemusyrikan baru di perguruan tinggi Islam se-Indonesia.  Maka tidak mengherankan, kemudian muncul reaksi, di antaranya ada buku yang menyoroti tajam pemurtadan secara lembaga resmi itu yakni tulisan Hartono Ahmad Jaiz dengan judul Ada Pemurtadan di IAIN terbit tahun 2005, maksudnya ya perguruan tinggi Islam seluruh Indonesia. Juga buku Adian Husaini, berjudul Hegemoni… Bahkan kini Kemenag disinyalir sudah aktif memurtadkan lewat jalur tingkat sekolah SD, SMP dan SMA dengan memasukkan pendidikan multikulturalisme (bahayanya sama dengan pluralisme agama atau Islam liberal) pada PAI (Pendidikan Agama Islam). Yang cukup mencenangkan, pihak Kementerian Agama (Kemenag) sendiri justru sudah menerbitkan buku mengenai multikulturalisme ini. Salah satu judul buku Kemenag ini adalah “Panduan Integrasi Nilai Multikultur Dalam Pendidikan Agama Islam Pada SMA dan SMK.” http://nahimunkar.com/17291/multikulturalisme-sama-bahayanya-dengan-pluralisme/
Jadi jangan sampai Ummat Islam kini menganggap bahwa pemurtadan yang dilancarkan Islam liberal sudah sepi. Bukan sepi, tetapi justru sudah masuk secara intensip lewat jalur-jalur resmi yakni perguruan tinggi Islam se-Indonesia. Di samping itu Kemenag juga mengirimkan misionaris-misionaris yang bermuatan sesatnya dan bekerjasama dengan lembaga lainnya. Seperti yang baru-baru ini diterjunkan,  30 Dai “Rahmatan” Kemenag dinilai mengusung faham bahaya: pluralisme agamahttp://nahimunkar.com/18387/30-dai-rahmatan-kemenag-dinilai-menguasung-faham-bahaya-pluralisme-agama/
Dan itu tidak kurang berbahayanya dibanding pemurtadan yang telah dikenal yakni kristenisasi.

Untuk lebih lengkapnya, silakan baca buku Bahaya Islam Liberal, oleh Hartono Ahmad Jaiz, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2002. Juga buku-buku Hartono Ahmad Jaiz:
1. Aliran dan Paham Sesat di Indonesia.
2. Menangkal Bahaya JIL dan FLA.
3. Ada Pemurtadan di IAIN.
4. Bunga Rampai Penyimpangan Agama.
5. Nabi-nabi Palsu dan Para Penyesat Umat.
6. Lingkar Pembodohan dan Penyesatan Umat, Pustaka Nahi Munkar. 
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/liberalism/2012/11/30/22090/bahaya-islam-liberalpemurtadan-berlabel-islam/#sthash.NSm4sWIt.dpuf


TOP 100 UNIVERSITAS DI INDONESIA

RankingRank. DuniaUniversitasPresence RankImpact RankOpenness RankExcellence Rank
1414Universitas Gadjah Mada292224182144
2532Universitas Indonesia3063892091874
3622Institut Teknologi Bandung4782925832259
4813Institut Pertanian Bogor463957132802
51102Universitas Diponegoro9811560173095
61110Universitas Brawijaya6871067573611
71210Universitas Padjadjaran13207452483842
81383Universitas Sebelas Maret791673655442
91508Universitas Airlangga72919577673144
101647Universitas Gunadarma173812031964831
111688Institut Teknologi Sepuluh Nopember76922738153515
121691Universitas Pendikan Indonesia45013241975442
131726Universitas Negeri Semarang143610691765442
141780Universitas Hasanuddin109822973683996
151787Universitas Negeri Malang12831633285442
161833Petra Christian University101426711564175
172038Bina Nusantara BINUS University5622400925442
182043Yogyakarta State University156518121465442
192122Universitas Sriwijaya134915147125442
202162Universitas Muhammadiyah Yogyakarta208289319615442
212185Universitas Riau223828928413842
222188Universitas Esa Unggul (Universitas Indonusa)309396613285442
232195Universitas Mercu Buana156999520615442
242310Universitas Muhammadiyah Malang71832371215442
252331Universitas Udayana383831153544175
262371Universitas Sumatera Utara119136405964442
272396Universitas Islam Indonesia673199815525442
282406Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang154121767635442
292575Universitas Muhammadiyah Surakarta56036135055442
302626Universitas Syiah Kuala2230505216523144
312655Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya553167257974831
322751Informatics and Computer College Stmik Amikom287236101815442
332769Indonesia Universitas Computer UNIKOM6995692335442
342780Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta118942782675442
352832Universitas Jember92651071315442
362905Universitas Bengkulu470832213615442
372979Universitas Narotama283036296415442
383012Universitas Surabaya227352848544442
393047Andalas University2715315713515442
403050Universitas Jenderal Soedirman1422392811835442
413072Universitas Lampung355352193074831
423122Ahmad Dahlan University3308498313984175
433346Universitas Pancasakti Tegal4784216034705442
443353Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya1250511211125442
453364STIKOM Surabaya320143969345442
463495Universitas Negeri Surabaya106871113035442
473552Universitas Pendidikan Ganesha4610368617545442
483620Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta4711454210045442
493622Maranatha Christian University5675386514045442
503623Institut Sains & Teknologi Akprind2765447817585442
513648Universitas Negeri Medan218272571835442
523719Universitas Singaperbangsa8474126963595442
533764Universitas Sam Ratulangi350370586304831
543765STMIK MDP & STIE MDP4442470312695442
553818Universitas Kristen Satya Wacana293278065034831
563945Universitas Negeri Padang265466157915442
574287Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta407986051405442
584377Universitas Katolik Parahyangan6622782215074175
594385Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung7569297248555442
604385Universitas Tanjungpura5736429232755442
614452Atma Jaya Yogyakarta University589474674475442
624458Universitas Negeri Gorontalo305185065085442
634465Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia6721381839455442
644488Institut Teknologi Telkom (Sekolah Tinggi Teknologi Telkom)3784447743205442
654505Universitas Dian Nuswantoro3237703414785442
664526Widya Manadala Catholic University8487946321233049
674548Universitas Terbuka3176588328365442
684552Institut Teknologi Nasional8110462923345442
694594Universitas Widyatama4076752210625442
704601Universitas Tarumanagara509787122695442
714664Duta Wacana Christian University2912653125925442
724797Universitas Trisakti5340681029034831
734837Universitas Negeri Makassar4955678719155442
744889Islamic Universitas Sultan Agung1884794024025442
754903Universitas Katolik Soegijapranata461896493155442
765053Universitas Tadulako47821045511994442
775144Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang3165102805995442
785192Telkom University2061925218735442
795197Universitas Nusa Cendana10276279871725442
805308Universitas Lambung Mangkurat3371960112045442
815337Universitas Negeri Jakarta4124488867395442
825432Universitas PGRI Yogyakarta10386403451865442
835585Universitas Bina Darma4230927216395442
845598Universitas Pelita Harapan652892969915442
855622ISI Denpasar539899688685442
865653STAIN Salatiga34231009713755442
875695Institut Seni Indonesia Surakarta5803837621115442
885715Universitas Bangka Belitung7620555348885442
895774Universitas Muhammadiyah Purworejo6639885115855442
905948Universitas Islam Nusantara138702135104225442
915989Universitas Pancasila7710765526625442
925993Universitas Sanata Dharma2319873541345442
936116Institut Seni Indonesia3680979824185442
946116Universitas Islam Bandung40741069214535442
956297Universitas Muhammadiyah Semarang36491124214545442
966345Universitas Pasundan5592843735295442
976412Universitas Trunojoyo6187990119365442
986438Universitas Mulawarman6836535779635442
996444Universitas Malikussaleh4539746056855442
1006549Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka6197664862495442